Mengenal Format Iklan Adsterra dan Kapan Memakainya
Adsterra menyediakan beberapa format iklan dengan karakter yang berbeda. Memilih format yang sesuai dengan jenis website dan pengunjung Anda sama pentingnya dengan jumlah traffic itu sendiri.
Catatan: nama, ketersediaan, dan aturan setiap format dapat berubah. Selalu periksa informasi terbaru di panel publisher Adsterra sebelum memasang kode iklan.
Popunder
Popunder membuka halaman iklan di jendela atau tab baru, biasanya di belakang halaman yang sedang dibaca. Format ini dikenal menghasilkan impresi dalam jumlah besar karena tidak memakan ruang di halaman.
- Kelebihan: tidak mengubah tata letak halaman, dan volume impresinya tinggi.
- Kekurangan: dapat terasa mengganggu bagi sebagian pengunjung jika frekuensinya terlalu sering.
- Cocok untuk: website dengan banyak pengunjung yang datang untuk satu tujuan cepat, misalnya alat online atau unduhan.
Social Bar
Social Bar menampilkan iklan dalam bentuk notifikasi atau widget kecil di dalam halaman, mirip pesan dari aplikasi chat. Formatnya interaktif dan dapat diatur agar tidak menutupi konten utama.
- Kelebihan: menarik perhatian tanpa membuka jendela baru, dan cocok untuk tampilan HP.
- Kekurangan: perlu diatur dengan hati-hati agar tidak menyerupai notifikasi sistem yang menyesatkan.
- Cocok untuk: blog dan website hiburan dengan banyak pengunjung dari HP.
Native Banner
Native Banner tampil menyerupai daftar rekomendasi konten, biasanya berupa gambar kecil dengan judul. Karena menyatu dengan desain halaman, format ini cenderung lebih diterima pembaca.
- Kelebihan: tidak terlalu mengganggu dan cocok ditempatkan di akhir artikel.
- Kekurangan: volume impresinya bergantung pada seberapa jauh pembaca menggulir halaman.
- Cocok untuk: blog, situs berita, dan website konten panjang.
Display Banner
Display Banner adalah iklan bergambar klasik dengan ukuran tetap, misalnya 300×250 atau 728×90. Format ini mudah dipasang di sidebar, di bawah judul, atau di antara paragraf.
- Kelebihan: familiar bagi pengunjung dan mudah diatur posisinya.
- Kekurangan: banyak pengunjung sudah terbiasa mengabaikan banner (banner blindness), sehingga posisi menjadi sangat menentukan.
- Cocok untuk: hampir semua jenis website; pastikan ukurannya cocok untuk layar HP.
SmartLink (Direct Link)
SmartLink adalah tautan yang mengarahkan pengunjung ke penawaran yang dinilai paling cocok. Format ini tidak memerlukan kode di website, sehingga bisa dipakai di media sosial atau sebagai tombol di halaman. Penjelasan lengkapnya ada di artikel memahami sub ID dan SmartLink.
Cara memilih format
| Kondisi website | Format yang bisa dicoba lebih dulu |
|---|---|
| Blog atau artikel panjang | Native Banner di akhir artikel, Display Banner di antara paragraf |
| Mayoritas pengunjung dari HP | Social Bar, banner berukuran ramah HP |
| Alat online atau halaman unduhan | Popunder dengan frekuensi wajar |
| Tidak punya website, aktif di media sosial | SmartLink dengan sub ID per sumber |
Uji dan ukur
Tidak ada format yang selalu terbaik. Pasang satu format baru dalam satu waktu, tunggu setidaknya satu hingga dua minggu, lalu bandingkan pendapatan, eCPM, dan perilaku pengunjung, seperti jumlah halaman per kunjungan. Tabel per placement di dashboard Adsterra Analytics memudahkan perbandingan ini.
Kesimpulan
Setiap format iklan punya kelebihan dan kekurangan. Pilih yang sesuai dengan jenis konten dan perilaku pengunjung Anda, jaga agar tidak mengganggu, dan biarkan data yang menentukan kombinasi terbaik.